Peran Ibu Menumbuhkan Kecerdasan Anak

42-15533963

Peran Ibu Menumbuhkan Kecerdasan Anak

Hasil penelitian Daniel Goleman (1995 dan 1998) memperlihatkan bahwa kecerdasan intelektual hanya memberi kontribusi 20 persen terhadap kesuksesan hidup seseorang. Yang 80 persen bergantung pada kecerdasan emosi, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritualnya. Bahkan dalam hal keberhasilan kerja, kecerdasan intelektual hanya berkontribusi empat persen.
Sebuah survei terhadap ratusan perusahaan di Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa kemampuan teknis/analisis bukan hal yang menentukan keberhasilan seorang pemimpin/manajer. Yang terpenting justru kemauan, keuletan mencapai tujuan, kemauan mengambil inisiatif baru, kemampuan bekerja sama dan kemampuan memimpin tim.

Hasil identik juga disimpulkan dari penelitian jangka panjang terhadap 95 mahasiswa Harvard lulusan tahun 1940-an. Puluhan tahun kemudian, mereka yang saat kuliah dulu mempunyai kecerdasan intelektual tinggi, namun egois dan kuper, ternyata hidupnya tak terlalu sukses (berdasar gaji, produktivitas, serta status bidang pekerjaan) bila dibandingkan dengan yang kecerdasan intelektualnya biasa saja tetapi mempunyai banyak teman, pandai berkomunikasi, mempunyai empati, tidak temperamental sebagai manifestasi dari tingginya kecerdasan emosi, sosial dan spiritual.
Menurut John Gottman dan Joan DeClaire dalam The Heart of Parenting (Kiat – kiat Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional, 1997), cara pembelaja-ran pengetahuan emosional adalah dengan menyadari perasaan anak dan mampu berem-pati, menghibur dan membimbing mereka. Sementara Marsha Sinetar dalam bukunya Spiritual Intelligence (Kecerdasan Spiritual, 2000) mengungkapkan bahwa melalui teladanlah, anak bisa meningkatkan kecerdasan spiritualnya.

Ini artinya, upaya untuk meningkatkan kecerdasan emosi, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual anak tidak bisa sepertihalnya upaya meningkatkan kecerdasan intelektual yang bisa dipacu dengan memasukkan ke sekolah-sekolah favorit (yang umumnya adalah sekolah mahal), atau menjejali anak dengan aneka macam les. Sementara orang tua dituntut menyediakan uang sebanyak mungkin. Yang pada akhirnya kerap dianggap sebagai alasan tepat oleh para ibu untuk ikut mencari uang (umumnya di ruang publik).

Dan hasilnya, setiap tahunnya terjadi kenaikan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan, khususnya di sektor informal dibandingkan dengan TPAK laki-laki. Bila pada tahun 1980, prosentase TPAK perempuan ‘baru’ mencapai 58,1persen, pada tahun 2000 sudah menjadi 70 persen, naik 11,9 persen. Sangat terbuka kemungkinan prosentase ini akan terus meningkat, terlebih saat ini gencar disosialisasikan bahwa agar supaya perempuan mempunyai posisi tawar (terhindar dari aneka bentuk kekerasan) maka ia harus mandiri, termasuk dalam hal ekonomi.
Di sinilah letak permasalahannya. Kondisi ini, dimana kedua orang tua sibuk di ruang publik, akan mereduksi kemungkinan anak bisa meningkatkan kecerdasan emosi, sosial dan spiritualnya. Sebab kecerdasan seperti ini sangat dipengaruhi oleh teladan dan sentuhan personal yang penuh rasa cinta, atensi dan apresiasi. Dalam konteks itulah aktivitas pengasuhan menjadi urgen. Dan pengasuh terbaik bagi seorang anak adalah ibunya. Sebab ibulah, sosok yang paling dikenal oleh anak. Sumber:asiaaudiovisualexc09euissumiati

READ MORE - Peran Ibu Menumbuhkan Kecerdasan Anak

6 Kiat Meninabobokan si Kecil

6 Kiat Meninabobokan si Kecil

APA pun penyebab tangis bayi, kita tentu terdorong untuk menenangkannya. Ada banyak cara untuk membuainya kembali agar tertidur pulas. Yang pasti, ia terasa tak segera bisa tidur jika hati kita gelisah. Karena itu, tenangkan diri dulu sebelum berusaha menidurkan buah hati kita.

1. Lakukan segala sesuatu terhadap bayi Anda secara konsisten. Misalnya, ucapkan kata pengantar tidur dan berikan ciuman setelah meletakkannya di tempat tidur. Anak merasa diperhatikan dan dicintai. Jika rasa amannya telah tumbuh dia akan tidur dengan sendirinya. Atau yakinkan si kecil bahwa Anda selalu berada di dekatnya dan mintalah dia untuk tidur.

2. Biasakan bayi Anda untuk tidur pada waktu yang relatif sama. Begitu pula dengan ritual makan, mandi dan kegiatan lainnya.

3. Biasakan bayi Anda tidur di tempat tidur, bila perlu di boks bayi. Atur suasana kamar sehingga nyaman untuk tidur, seperti tata cahaya, ventilasi udara, tata ruang kamar, suhu ruangan dan keadaan boks atau tempat tidur itu sendiri. Hindari suara bising yang membuatnya terjaga. Dengan menempatkan bayi di boks bayi, dia akan belajar bagaimana tidur tanpa bantuan Anda.

4. Bila perlu, Anda mendongeng agar bayi tertidur lelap. Pilihlah buku dongeng yang lucu, menarik dan singkat ceritanya. Bacakan secara lembut dan berulang-ulang. Ketertarikan bayi terhadap dongeng tersebut, bergantung pada kemampuan orangtua mendongeng.

5. Perdengarkan musik yang lembut. Musik indah akan membuai bayi dengan cepat. Apalagi jika ia telah terbiasa mendengarkan musik ketika masih dalam kandungan ibu. Musik juga memberikan efek terapi yang dapat merangsang perkembangan otak bayi.

6. Suara lembut Anda juga membuainya tidur. Bersenandunglah untuknya dengan suara lembut, sembari mengucapkan kata-kata penuh rasa sayang. Ulangi kata-kata tersebut saat meletakkan bayi di tempat tidurnya. Si kecil akan tidur pulas dengan tenang.
(Mom& Kiddie//tty). Okezone.com

READ MORE - 6 Kiat Meninabobokan si Kecil

Tips Meningkatkan Kecerdasan Anak

42-19952992

Tips Meningkatkan Kecerdasan Anak

Orang tua pasti senang kalau mempunyai anak yang cerdas dan ber-IQ (Intelligence Quotient) tinggi.
Kecerdasan tidak hanya karena faktor keturunan saja, tetapi kecerdasan juga dipengaruhi oleh stimulasi maupun dengan memberikan makanan yang mengandung asupan yang dapat mendukung perkembangan kecerdasan anak.

Faktor berikut ini mesti diperhatikan orang tua atau pengasuh anak, karena faktor-faktor ini mempengaruhi terhadap perkembangan kecerdasan anak :

• Kecukupan zat gizi adalah faktor yang penting untuk dalam perkembangan kecerdasan otak. Zat besi salah satu yang diperlukan oleh anak. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kekurangan darah (anemia) sehingga dapat menghambat perkembangan anak pada umumnya dan perkembangan otak khususnya.

• Pemberian Asi eksklusif sampai anak berusia 6 bulan sangat penting. Asi telah memenuhi semua zat gizi yang dibutuhkan anak.

• Lemak esensial atau lemak yang tidak dapat dibuat oleh tubuh tetapi dihasilkan oleh makanan sehari-hari seperti ARA (arachidonic acid), DHA (docosahexaenoic acid), Prebiotik, Lactoferin membantu membentuk struktur otak bayi. Sumber makanan ini dapat diperoleh dari ikan tuna, ikan salmon, kerang dan sebagainya.

• Lingkungan yang sehat dan nyaman bagi perkembangan anak membantu menjaga perkembangan anak.

• Dengan adanya suasana keluarga yang harmonis, hangat dan penuh kasih sayang maka anak akan tumbuh dan berkembang dengan optimal.

• Memberikan stimulasi seimbang dapat mengasah kecerdasan anak. Mengajak anak bermain dengan alat permainan yang dapat merangsang daya pikir sesuai usia mereka, seperti balok susun, puzzle, menggambar, mewarnai, bernyanyi. sumber dari Majalah Ayahbunda

READ MORE - Tips Meningkatkan Kecerdasan Anak

Kiat Mengembangkan Otak Anak

Kiat Mengembangkan Otak Anak

Kiat Mengembangkan Otak Anak

Dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif menurut Dr Eddy Supriyadi SpA, dari RS Sardjito Yogyakarta.

Saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak. Lingkungan aman dan nyaman diperlukan bayi untuk membantu perkembangan otaknya. Beri respon saat bayi menangis maupun mengoceh.

Pengalaman yang diterima setiap hari juga akan membantu perkembangan otak anak. Aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko buku, menurut dokter anak lulusan UGM ini, sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak.

Dr Eddy memberikan 10 tips bagi orangtua untuk membangun dasar perkembangan otak anak:

* Beri perawatan dan kasih sayang yang adekuat selama masa kehamilan.
* Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan kecukupan nutrisi dengan ASI.
* Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
* Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa selalu tersenyum kepada anak.
* Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan yang bermutu tinggi.
* Kenalkan aneka ragam musik pada anak, dan bernyanyilah bersama.
* Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya.
* Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya.
* Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres kepada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah bercerita kepada orang yang dekat dengan Anda.
* Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi sebanyak-banyaknya secara terus-menerus. Sumber:jawaban.com

READ MORE - Kiat Mengembangkan Otak Anak

Tips Merawat Kulit Bayi dan Balita

Cara Memandikan Bayi

Tips Merawat Kulit Bayi dan Balita

Saat anak Anda masih balita, sangat rentan dengan gangguan kulit. Hal ini disebabkan karena sensitifkannya kulit bayi. Untuk itu diperlukan adanya perawatan yang cermat terhadap kulit bayi. Ketidakcermatan dalam perawatan bayi dapat menyebabkan berbagai gangguan terhadap kulit yang diakibatkan oleh biang keringat, ruam popok atau eksim susu.

Biang keringat ditandai dengan timbulnya bintil merah yang disertai rasa gatal. Biasanya timbul di daerah dahi, paha dan bagian tubuh lain yang tertutup oleh pakaian bayi. Biang keringat ini disebabkan oleh hawa udara yang panas dan pengap sehingga menyebabkan tersumbatnya kelenjar keringat. Sedangkan ruam popok ditandai dengan timbulnya radang di daerah yang tertutup oleh popok, seperti di pangkal paha atau di pantat. Biasanya berwarna merah diserta luka ringan dan terasa gatal.

Berikut adalah tips perawatan terhadap kulit bayi untuk menjaga kelembutan kulit bayi Anda :

  • Biasakan bayi anda mandi secara teratur, sebaiknya tiga kali sehari dengan menggunakan sabun khusus untuk bayi.
  • Setelah bayi anda selesai mandi, keringkan dengan handuk bayi yang lembut dan pastikan bahwa daerah yang tertutup maupun lipatan benar-benar kering.
  • Gunakanlah pakaian bayi yang tidak terlalu ketat dan tebal untuk menghindarkan dari timbulnya keringat.
  • Setiap bayi berkeringat seka dengan lap basah dan keringkan dengan kain bersih. Taburkan bedak bayi yang lembut tipis tipis ke kulit bayi Anda.
  • Sebaiknya bayi diletakkan dalam ruang yang memiliki ventilasi cukup untuk pertukaran udara.
  • Gunakan popok yang lembut dan dapat dengan mudah menyerap basah.
  • Jangan terlalu lama menggunakan popok atau diaper. Begitu popok basah, cepatlah menggantinya dengan popok yang baru. Dan jangan lupa untuk membersihkan daerah popok tersebih dahulu dengan air hangat dan keringkan dengan kain atau handuk yang lembut. Lalu berikanlah bedak lembut pada kulit bayi Anda.
  • Untuk mencegah eksim susu, beberapa perawatan yang bisa dilakukan seperti menghindari pengunan air yang terlalu panas, menggunakan sabun mandi khusus untuk bayi, mengoleskan lotion bayi setelah mandi untuk menjaga kelembaban kulitnya. Jika kondisi membusuk dan lebih banyak kulit teriritasi, maka segera bawa ke dokter.

Yang memiliki pengalaman lain dalam merawat kulit bayi, silahkan sampaikan di command bawah untuk di bagi dengan teman-teman lain. Semoga bermanfaat.

Sumber :
Dari berbagai sumber.

READ MORE - Tips Merawat Kulit Bayi dan Balita

Hati Seorang Ayah (Hanya Untukmu AYah)

dad_and_baby Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya,
tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang
mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai
suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah ,
mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari
kian terbungkuk?” Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai
di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban
Ayahnya. Anak wanita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa
penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita
itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : “Anakku,
kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.” Demikian bisik Ayahnya,
membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya
lalu bertanya :”Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan
badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi
demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”

Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benarbenar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.”Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia
tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu
seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali.
Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian
kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin
keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia
senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman
teduh dan terlindungi. “

“Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting
tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat
pula untuk melindungi seluruh keluarganya. “

“Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap
nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan
bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia
mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. “

“Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya
pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat
panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup
kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga
perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah
disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari
jerih payahnya.”

“Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan
membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa
adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan
kesakitan kerap kali menyerangnya. “

“Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang
demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun
juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai
hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan
rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan
perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang
menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi &
mengasihi sesama saudara.”

“Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan
pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa
Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang
baik adalah Istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi
perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali
kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada
Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta
saling menyayangi.”

“Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa
Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &
menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia dan
BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki
yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha
mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya,
keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. “

“Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai
Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan
dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh
laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia
& Akhirat.”

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut &
berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya
yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan
mencium telapak tangan Ayanya. ” AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU,
AYAH.”

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu
agung,
tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah… “.

NB: Berbahagialah yang masih memiliki Ayah,Dan lakukanlah yang
terbaik untuknya

Sumber:anaknaholsoan

READ MORE - Hati Seorang Ayah (Hanya Untukmu AYah)

Peran Ayah Dalam Membesarkan Bayi

Peran Ayah Dalam Membesarkan BayiPeran Ayah Dalam Membesarkan Bayi

Belakangan ini, di Amerika sana terjadi perubahan positif dalam hal perawatan dan pemeliharaan bayi.
Perubahan apa itu?
Ternyata semakin banyak para ayah yang berperan serta secara aktif dalam membesarkan bayi mereka. Nah, kebiasaan ini juga seharusnya ditiru nih oleh para ayah di negeri kita... ya kan Ibu-ibu?
Sebenarnya peran serta ayah dalam membesarkan bayinya bukan hanya untuk meringankan beban sang ibu, tetapi menurut penelitian, ternyata juga sangat diperlukan oleh bayi.
Bahkan, sebenarnya bayi memerlukan partisipasi aktif sang ayah sejak proses kelahirannya.

Banyak juga kita temukan para ayah yang merasa nyaman melakukan pekerjaan ini dan tidak hanya mau, bahkan mereka bersemangat dalam berbagi tugas dengan sang ibu.
Karena dengan demikian, mereka bisa berperan aktif dalam berbagai kejadian sehari-hari yang menyenangkan dan tak terlupakan dalam kehidupan bayi mereka, sehingga membentuk ikatan kuat antara mereka.

Apabila Anda seorang ayah yang merasa "nggak Pede" karena "nggak pengalaman" dalam hal-hal seperti itu, berarti Anda harus merubah cara pandang Anda!
Ingatlah, bahwa tidak ada yang terlahir ke dunia ini langsung sebagai ayah atau ibu. Artinya, peran sebagai ayah dan ibu ini adalah sesuatu yang diusahakan dan... sebenarnya ayah juga memiliki kemampuan fitrah untuk bisa memahami seni merawat bayi.

Memang sih tetap saja insting seorang ibu akan lebih menonjol, tetapi mari kita lihat apa yang juga bisa dilakukan oleh seorang ayah...
Ayah bisa mengganti popok, menyiapkan susu botol, membantu memandikan bayi dan menggendongnya untuk kemudian dimomong atau disusui oleh ibunya.

Ingat lho, berbagi tugas seperti ini bisa meringankan kelelahan kedua orang tua dan bisa memberi sumbangan positif untuk kebaikan hubungan suami istri.
Sebuah masalah yang sering terjadi adalah sang ayah yang merasa terpinggirkan bila si ibu memberikan waktu serta perhatian sepenuhnya kepada si kecil. Apalagi jika di beberapa minggu pertama setelah kelahiran bayi tidak ada interaksi antara kedua orang tua.

Walau begitu, perasaan cemburu serta konflik tersebut biasanya hanya bersifat sementara dan hal ini bisa cepat hilang seandainya saja ayah terlibat dalam perawatan serta permainan bersama si bayi.
Bagi si bayi, memiliki kedua orang tua yang terlibat dalam perawatan serta permainan adalah sesuatu yang tak ternilai lho!
Dengan begini, orang tua pun bisa saling mengisi satu sama lain untuk membentuk anak yang sehat dan lebih percaya diri.
Gimana Ayah, siap melakukannya?

READ MORE - Peran Ayah Dalam Membesarkan Bayi

Bepergian Membawa Bayi Berusia di Bawah 1 Tahun?

anak-aman-(nydmv)-depan

Bepergian Membawa Bayi Berusia di Bawah 1 Tahun?

Jika Anda berencana untuk pulang kampung atau bepergian membawa bayi, simak beberapa tips untuk menjadikan perjalanan Anda dan si kecil aman serta nyaman…

Bayi yang baru lahir tentu sangat memerlukan perhatian terus menerus dari Anda, sehingga tidak dianjurkan untuk membawanya bepergian jauh.

Namun demikian, jika bayi Anda sudah berusia lebih dari 3 bulan, Anda bisa lebih tenang membawanya dalam perjalanan jauh. Selain kondisi fisiknya yang sudah lebih stabil, pada usia ini bayi Anda tidak akan merasa terganggu dengan berbagai kondisi perjalanan.

Tips Dalam Kendaraan

Jika Anda menggunakan pesawat terbang, sebaiknya Anda menyusui bayi Anda pada saat lepas landas maupun mendarat. Jika ia tertidur pada kedua waktu tersebut, tempelkan saja mulutnya ke payudara Anda.

Jika Anda bepergian dengan mobil, selalulah meletakkan bayi Anda di baby car seat (jok khusus bayi) yang diletakkan di belakang jok supir dengan menghadap ke belakang.

Dalam mobil, jangan meletakkan baby car seat di jok depan, walaupun mobil tersebut dilengkapi dengan kantung udara. Pastikan pula bahwa baby car seat terpasang dengan sempurna dan benar.

Apa Saja yang Harus Anda Bawa?

Berikut beberapa masukan mengenai perlengkapan yang sebaiknya Anda bawa serta. Sebagian merupakan keharusan dan sebagian lagi tergantung kepada jenis dan jauhnya perjalanan Anda…

  1. Krim untuk ruam popok.
  2. Tas atau kantong plastik untuk popok kotor.
  3. Popok bersih secukupnya.
  4. Parasetamol untuk bayi.
  5. Topi pelindung matahari.
  6. Krem pelindung matahari untuk bayi.
  7. Pelindung kaca jendela.
  8. Susu formula (jika Anda bukan ibu menyusui).
  9. Botol berisi air matang.
  10. Makanan bayi.
  11. Celemek makan plastik untuk bayi.
  12. Selimut bayi.
  13. Tempat tidur bayi.
  14. Perlak gendong dan perlak besar.
  15. Pakaian bayi yang mudah menyerap keringat.
  16. Minyak telon.
  17. Tisu basah.
  18. Sabun, shampoo dan bedak bayi.
  19. Jaket bayi.
  20. Kantong muntah.
  21. Lotion anti nyamuk untuk bayi.
  22. Tas mainan.
  23. Kumpulan mainan bayi.
  24. Ransel gendongan bayi untuk yang belum bisa duduk.
  25. Kereta dorong buggy untuk yang sudah bisa duduk.

Pertimbangkan pula untuk membawa pencegah kolik, tetes hidung serta jel tumbuh gigi jika bayi Anda sedang dalam masa pertumbuhan gigi.

Tips Lain

Hindarkan bayi Anda dari sengatan langsung matahari, terutama antara jam 11.00 - 15.00.

Usahakan untuk membatasi aktivitas perjalanan Anda. Walaupun suasana baru dalam perjalanan bisa menyenangkan untuk bayi Anda, namun ia pun akan cepat lelah. Sebaiknya 1 tujuan perjalanan per hari sudah cukup.

Jauhi tempat-tempat yang padat sebisa mungkin. Bayi Anda akan mudah gelisah pada suasana yang padat dan hiruk pikuk.

Jika Anda menggunakan mobil pribadi, ada baiknya Anda berhenti untuk beristirahat secara berkala. Keluarkan mainan bayi Anda dan bersenang-senanglah dengannya untuk sementara waktu.

Jangan lupa untuk mempersiapkan obat-obatan yang diresepkan dokter untuk bayi Anda, jika ia memang sedang dalam pengobatan atau menderita penyakit tertentu.

Persiapkan semua perlengkapan untuk bayi Anda jauh hari sebelum keberangkatan.Sumber:

Selamat Bepergian

READ MORE - Bepergian Membawa Bayi Berusia di Bawah 1 Tahun?